Sejak kapan saya jadi mencintai tangisan?
Sejak tangisan-tangisan ini selalu membawa saya kearahNya. Sesungguhnya, tangisan ini perlahan meluruhkan hati-hati yang mulai mengeras. Abai terhadap apa tujuan akhir kehidupan. Terbuai oleh hal-hal fana yang hanya sementara.
Tangisan membuat kita berjeda. Memaknai benturan-benturan yang telah dilalui.
Tanpa ada benturan, tiada tangisan.
Tanpa tangisan, tiada kesadaran.
Tanpa kesadaran, tiada keutuhan.
Dan tangisan adalah bentuk cintaNya.
Selalu aku jatuh cinta
Saat aku pejamkan mata
Seketika ringkih cahaya
Menekuni retakkan hati
Aku cintai kesakitan ini
Sambil menunggu cahaya itu
Bertegur sapa dalam dada
Jangan kau ambil tangisan ini
Jika hanya ini yang kau bagi
Jangan keringkan air mataku
Jika dengan-Nya kubisa membacamu
Jangan kau ambil tangisan ini
Jika hanya ini yang kau bagi
Jangan keringkan air mataku
Jika dengan-Nya kubisa menatapmu
Jangan kau ambil tangisan ini
Jika hanya ini yang kau bagi
Jangan keringkan air mataku
Jika dengan-Nya kubisa bersamamu
Tafsir Cinta - Panji Sakti

Tidak ada komentar:
Posting Komentar