"Aku sedang dekat dengan yang lain, dan memulai untuk merencanakan sesuatu ke depan."
Pagi itu aku membuka balasan surel mu. Diantara sekian banyak kata, ia tidak pernah mengurai bagaimana perasaanya padaku. Padahal baru beberapa minggu lalu, ia berkata sayang dan ingin menikahiku. Rasanya kadang kita jarang berbicara dengan bahasa yang sama. Jika cinta adalah bahasa dunia. Bagaimana kita bisa memahami jika tiada kata dan upaya.
Aku masih mencintaimu.