Kamu tau, sejak saat itu, aku masih selalu menangis...
Hingga sekarang.
Hingga sekarang.
Bahkan di waktu-waktu yang tidak pernah aku perkirakan.
Saat bangun karena mimpi, atau saat aku sedang menatap layar komputerku.
Saat bangun karena mimpi, atau saat aku sedang menatap layar komputerku.
Atau di waktu-waktu yang memiliki celah.
Tapi bedanya kali ini, walaupun aku masih suka menangis, aku pun cepat tertawa lagi.
Sekejap, tangisku itu bisa berubah menjadi tawa.
Dan segalanya menjadi biasa.
Bahwa kadang, kita akan menangis kadang pula kita bahagia.
Dan itu hal yang biasa.
Bahkan, aku juga sudah terbiasa merasakan rindu yang juga tak tahu waktu.
Sampai waktu nanti bertemu.
Yang kita tidak pernah tahu.