Jumat, 28 Agustus 2015

Obrolan Rumput


Lama sudah aku tak singgah di kota ini.
Satu bulan? Dua bulan? Mungkin lebih.
Aku tak begitu mengingat soal waktunya.
Yang aku ingat, adalah rasa rindu yang lebih pada kota ini.

Keluarga. Sahabat. Teman. Dan Tempat-tempat kenangan.
...
Tapi akhirnya kita bertemu, kawan!
Kita tertawa-tawa seperti dahulu.
Berbincang.
Bercengkrama.
Seperti lalu.
Aku sibuk menyapa sana-sini.
Berkeliling.
...
Lalu tiba giliranmu.
Berbantal rumput, kita berpandangan.
Wajah kita hanya berjarak dua jengkal.
Kita bersenda gurau seperti biasanya.
Dialog-dialog taman pada tempo hari, hidup kembali.
...
Diantara tawa dan obrolan kita, kamu berhenti.
Air mukamu berubah.
Kali ini lebih serius.
Kamu lalu menunjuk lembaran kertas dihadapanmu disertai dengan tanya.
“Kenapa kamu tinggalkan ini?”
Katamu.
Berusaha tenang.
“Bukankah dulu impianmu begini?”
Masih menunjuk kertas tersebut
“Bukankah kamu menyukai hal ini?”
Tanyanya.
Aku tebak, mungkin tanya ini adalah dari campuran rasa heran dan cemas.
Sebagai seorang kawan, dia cukup mengetahui banyak hal tentangku.
Hening sesasat.
Aku mencoba memahami segala pertanyaannya yang bertubi.
“hmmm..”
Sejenak aku berfikir.
Kenapa sekarang?
.
.
.
Aku tersenyum dan menjawabnya dengan ringan.
“Mungkin, keinginanku sekarang, adalah hal-hal yang bersifat lebih sederhana :).”

Balikpapan, 27 Juli 2015
Sufty Nurahmartiyanti

Jumat, 07 Agustus 2015

See u soon Bandung!


First Trip : Palembang – Batu raja (day 1)
1 Juni – 5 Juni 2015

Jangan ditanya kenapa memilih Palembang. Hehe…
Mungkin orang-orang terdekat banyak yang mempertanyakan kenapa Palembang menjadi destinasi kami untuk Bulan Madu.
Partner menyebutnya “Backpack Honeymoon” (walaupun bukan sepenuhnya backpack sih. Hihi..)
Pertama, Palembang adalah salah satu provinsi yang belum dikunjungi suami (apalagi saya!). Dan karena kami punya kesepakatan untuk bagi-bagi tugas. (Saya yang urus acara pernikahan, dan suami yang urus bulan madu) dan akhirnya Palembang-lah yang dipilihnya. Dan saya pun pasrah-pasrah saja dengan pilihannya. Hehe. Manut deh!
Tanpa itiniary yang pakem, akhirnya, kami memesan tiket pesawat H-1 sebelum pernikahan. Dan tanpa membeli tiket pulang. Random sangat memang.
Note: Kami berdua adalah tipe yang sangat fleksible. :D

Karena pesawat kami boarding di JKT siang hari, maka pagi-paginya kami harus menaiki travel dari Bandung menuju Jakarta terlebih dahulu.
Sebenarnya, tersedia layanan maskapai langsung untuk rute Bandung – Palembang, yakni Express Air. Tapi karena suami memutuskan untuk janjian dengan adiknya di Jakarta, maka kami memilih pesawat dengan rute Jakarta – Palembang, yakni Sriwijaya Air.

Note: Pesawat Rute Bandung – Palembang hanya tersedia satu maskapai, dengan jadwal penerbangan pagi dan sore hari. Sedangkan untuk rute Jakarta – Palembang, banyak sekali maskapai yang dapat dipilih dan dengan jadwal penerbangan yang beragam pula.

Sesampainya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, kami langsung memesan taksi bandara menuju hotel yang telah di booked. Red Planet Hotel. Letaknya di Jalan Sudirman, Palembang. Karena ratingnya yang cukup bagus di salah satu situs booking, harganya juga cukup terjangkau untuk hotel bintang 3. Tempatnya juga cukup dekat dengan area wisata. Kurang lebih berjarak  4 km dengan Jembatan Ampera. Tapi, alasan utama sebenarnya suami memilih hotel ini sih karena namanya. (cerita dibalik alasan nama ini, off the record aja deh ya. Agak personal juga. Haha…)
Red Planet Hotel terbilang masih asing di kalangan warga Palembang. Tapi, dulunya, hotel ini bernama Tune Hotel Palembang yang kemudian berganti nama. Jadi, jika naik kendaraan umum bisa juga menyebutkan nama Tune Hotel.



Note: jarak bandara dan Red Planet Hotel sekitar 10 km. yakni, 15-20 menit naik taksi. Biayanya kurang lebih 70 ribu (dengan argo). Oh ya, untuk pembayaran taksi bandara di Palembang itu biasanya sesuai dengan argo (berbeda dengan taksi bandara di kota lain yang biasanya di bayar dimuka). Kita hanya dikenakan biaya Rp 5.000 yang di bayar di counter taksi bandara sebagai biaya booking.
Rate Red Planet Hotel berbeda-beda setiap harinya. Bisa cek harga dan fasilitas pada web resminya (klikdisini).
Untuk pengguna kartu kredit, bisa dapat diskon 10% loh!

Karena perjalanan yang cukup menguras energy dan pikiran Bandung – Jakarta – Palembang dan juga sampai hotel pada sore hari, maka untuk hari pertama kami putuskan untuk beristirahat . Dan setelah sampai kamar, memang recommended sekali fasilitasnya!



Jumat, 31 Juli 2015

New Chapter


Seperti menemukan pasangan sandal yang pas.
Atau mungkin juga kepingan –kepingan puzzle dengan bunyi “klik”
Saat kamu diberi keyakinan langsung menuju hatimu.
Saat semesta memberikan jawaban atas doamu.
Saat kamu menyadari banyak sekali yang luput dari kesadaranmu selama ini.
Saat kamu menyadari bahwa begitu banyak kebaikan atas aturanNya.
Ajaib?
Ya.

Semoga ditumbuhkan rasa kasih sayang dan cinta kasih diantara kami dan menjadi penentram serta penyejuk hati satu sama lain. Aamiin yaa Rabb.


08 Januari 2015 – First Met
18 Februari 2015 – Khitbah
30 Mei 2015 – Married

“Kamu bahagia?” seorang teman bertanya padaku setelah khitbah.
“… Aku tidak tahu. Tapi yang pasti, aku merasa sangat beruntung dan bersyukur sudah dipertemukan.”
“Itu penting. Merasa beruntung itu penting. J


Bismillahirrahmanirrahim…

Senin, 27 Juli 2015

[Equilibrium] Exhibit 181124

Ini sudah hari kedua aku meninggalkan negara itu. Di mana satu minggu terakhir turbulensi hidup nampak chaos. Atau sebenarnya, aku sendiri y...